Kategori: Kalkulator
Kalkulator Hukum Ohm
Hitung tegangan, arus, resistansi, atau daya
Masukkan dua dari tegangan, arus, dan resistansi untuk menghitung nilai ketiga beserta daya, menggunakan hukum Ohm dan hukum daya.
Resistansi (Ω)6 Ω
Semua yang ada di halaman ini diproses di peramban Anda. Tidak ada yang diunggah.
Apa fungsi alat ini
Hukum Ohm (V = IR) menghubungkan tegangan, arus, dan resistansi dalam suatu rangkaian; daya (P = VI) diturunkan dari dua nilai yang sama. Pilih pasangan besaran yang sudah Anda ketahui, dan nilai yang hilang beserta daya akan langsung dihitung di browser Anda.
Cara memakainya
- Pilih dua besaran yang sudah Anda ketahui.
- Masukkan nilainya.
- Baca nilai hasil perhitungan dan daya di bawahnya.
Privasi
Alat ini berjalan sepenuhnya di peramban Anda. Masukan Anda tidak pernah diunggah, disimpan, atau dibagikan — menutup tab akan menghapusnya.
Pertanyaan yang sering diajukan
- Apa itu hukum Ohm?
- Hukum Ohm menyatakan bahwa tegangan sama dengan arus dikalikan resistansi (V = IR). Jika disusun ulang, arus adalah tegangan dibagi resistansi (I = V/R), dan resistansi adalah tegangan dibagi arus (R = V/I).
- Bagaimana daya dihitung?
- Daya listrik dalam watt adalah tegangan dikalikan arus (P = VI). Kalkulator ini menghitungnya secara otomatis dari dua nilai yang Anda masukkan.
- Apakah ini memperhitungkan rangkaian AC dengan reaktansi?
- Tidak. Kalkulator ini menggunakan bentuk dasar hukum Ohm untuk arus searah (DC) pada rangkaian resistif. Rangkaian AC dengan kapasitor atau induktor melibatkan impedansi dan fase, yang tidak dimodelkan oleh alat ini.